Go to Top

Museum di Malang Batu

Malang memang merupakan salah satu kota dengan sejarah cukup panjang di Indonesia, oleh karena itu ada beberapa museum di Malang yang memamerkan banyak kisah sejarah tentang kota ini. Sekarang kota Malang semakin berkembang dengan banyaknya destinasi wisata yang bermunculan terutama di kota tetangga Batu, dan berwisata di museum menjadi salah satu wisata menarik yang harus dilakukan di kota ini. Berikut beberapa museum di Malang yang harus Anda kunjungi :

1. Museum Angkut di Kota Batu

Museum Angkut

Saya mulai dari yang paling banyak dikunjungi, yaitu Museum Angkut yang terdapat di Kota Wisata Batu tepatnya di Jl. Terusan Sultan Agung No. 2 Kota Batu. Museum ini memamerkan berbagai jenis transportasi dari jaman dahulu hingga pada jaman sekarang, selain itu benda yang dipamerkan berasal dari transportasi lokal, Nasional hingga mancanegara. Dengan tiket masuk sebesar 60rb waktu hari biasa dan 80rb pada akhir pekan kita dapat mempelajari sekalian bermain dan bergembira dengan keluarga dan kerabat di museum ini. Lebih jelas tentang museum ini chek di museum Angkut.

2. Museum Tempoe Doeloe di Kota Malang

Museum Malang Tempo Doeloe yang terletak tidak jauh dari area belakang Balai Kota Malang ini diresmikan pada 22 Oktober 2012 oleh Pak Dwi Cahyono, yaitu pemilik museum sekaligus Ketua Dewan Kesenian Malang, dan penggagas Festival Malang Kembali Malang Tempo Doeloe. Alamat tepatnya adalah Jl. Gajahmada, Malang, Kota Malang, Jawa Timur 65119. Museum ini memang dikonsep tidak seperti museum kebanyakan yang ada di indonesia. “Modern Live Museum” adalah konsep yang ditawaran di museum ini. Setelah membeli tiket (Umum: Rp.25.000,- Pelajar: Rp.10.000,- Warga Malang: Rp.15.000,-). Lebih jelas silakan chek di Museum tempoe Doeloe.

3. Museum Brawijaya di Kota Malang

Museum BrawijayaMuseum Brawijaya adalah museum bersejarah di kota Malang, museum ini masih menjadi salah satu magnit wisata sejarah di kota Malang. Museum ini didirikan pada tahun 1968 oleh mantan Pangdam Brawijaya yang menjabat pada tahun 1959-1962 yaitu Brigjend TNI (Purn) Soerachman. Museum yang di arsiteki Kapten Czi Ir.Soemadi dibangun di luas tanah seluas 10.500 meter persegi, dan pada pembangunannya didukung biaya dari pemilik salah satu hotel di Tretes Pandaan dan tak lupa didukung penuh oleh pemerintah kota Malang. Nama Museum Brawijaya ditetapkan berdasarkan keputusan Pangdam VIII/Brawijaya tanggal 16 April 1968 dengan sesanti (wejangan) ‘Citra Uthapana Cakra’ yang berarti sinar (citra) yang membangkitkan (uthapana) semangat/kekuatan (cakra). Sedangkan museum diresmikan pada tanggal 4 Mei 1968. Sumber dan lebih jelasnya silakan chek di wisata di Malang.

4. Museum dan Rumah Makan Inggil Resto

Museum dan Resto InggilMencari rekomendasi makanan atau tempat makan di Malang ?yang satu ini harus dicoba, ya Inggil Resto namanya! Terdapat di Jalan Gajahmada No. 4 dan bersebelahan dengan Museum Tempoe Doeloe. Tempat ini sangat unik karena dengan membayar makanan yang dipesan saja kita dapat bonus melihat-lihat benda-benda bersejarah yang di pajang di tempat ini, jangan lupa mengabadikan berbagai moment indah di tempat ini. Selain resto dan museum tempat ini juga menyediakan berbagai macam oleh-oleh khas malang dan juga berbagai benda unik yang dijual di pusat perbelanjaan di depan resto.

5. Museum Tubuh di Kota Wisata Batu

Museum TubuhSatu lagi museum baru yang harus dikunjungi di Kota Batu, Museum Tubuh yang terletak di area Jatim Park 1. Museum yang berbentuk kepala Bagong ini memamerkan berbagai jenis organ-organ manusia, meski terdengar seram tempat ini di desain menarik sehingga menghilangkan kesan tersebut. Dengan 40rb untuk weekday dan 60rb untuk weekend tidak ada salahnya mengunjungi Museum Kepala Bagong ketika berkunjung ke Kota Wisata Batu. Lebih jelas silakan chek di Museum Tubuh di Dalam Kepala Bagong.

Mungkin ada museum di Malang lain yang tidak masuk radar kami, apabila ada silakan sampaikan di kolom komen dan segera kami update website kami. Semoga bermanfaat !!!

Share
, , , , , , , ,

Leave a Reply