Go to Top

Akan dibangun Kereta Gantung di Kota Wisata Batu

Alun-alun Kota Wisata Batu

Kereta Gantung di Kota Wisata BatuAkan dibangun Kereta Gantung di Kota Wisata Batu, Satu lagi mode transportasi modern dan bergengsi akan hadir di Jawa Timur, khususnya kota Wisata Batu. Mengingat letak kota secara geografis berada di antara lereng dan gunung, mode transportasi kereta gantung akhirnya dipilih untuk memudahkan masyarakat kota Batu itu sendiri.

Seperti diketahui bahwa kota yang berada di lereng gunung Arjuna dan Panderman ini dikenal sebagai Kota Wisata Batu (KWB), kota kecil yang dipimpin oleh Walikota Eddy Rumpoko ini mempunyai beberapa tempat wisata yang menjadi andalan Jatim dalam mendongkrak pariwisata, sehingga tak salah kiranya jika mode transportasi kereta gantung dipilih untuk banyak tujuan.

“Jika Kereta Gantung di Kota Wisata Batu ini bisa diwujudkan, tidak menutup kemungkinan banyak wisatawan mancanegara maupun lokal datang ke Batu. Dan mode transportasi ini adalah yang pertama di Indonesia, dan merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia,” jelas Eddy Rumpoko, Sabtu (18/1/14).

Eddy menambahkan bahwa transportasi kereta gantung ini adalah solusi terbaik di kota Batu yang dilihat secara geografis berbeda dengan kota-kota lain di Jawa Timur. Selain dapat mengurai kemacetan, mode transportasi ini tak akan menggangu area pertanian, untuk itu diperlukan sentuhan teknologi dalam pengembangan kawasan.

Seperti diketahui bahwa Kota Batu mempunyai beberapa wahana tempat wisata yang bisa menyedot wisatwan baik lokal maupun mancanegara. Antara lain Jawa Timur Park I, Jawa Timur Park II, Batu Night Spectakular, Desa Wisata Petik Apel, Desa Wisata Petik Bunga dan Sayur serta Aerosport seperti Paralayang dan Paragliding.

“Dalam pembangunan transportasi ini, bisa saja kami kembangkan konsep jalan layang, namun risikonya adalah akan banyak lahan pertanian yang menjadi korban dan akibatnya banyak masyarakat kami yang jadi petani akan kehilangan pekerjaan. Inilah yang tidak ingin saya lakukan, pembangunan kota yang merugikan masyarakat,” tegas pria yang biasa disapa ER.

ER juga menjelaskan bahwa untuk mewujudkan semua itu dirinya perlu dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah provinsi Jatim maupun dari para pengusaha di Jawa Timur terutama yang bergabung dalam Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jatim.

Gayung bersambut, Kadin Jatim yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang Industri Kreatif Haries Purwoko mengungkapkan bahwa mode trasnportasi yang digagas oleh Eddy Rumpoko adalah salah satu terobosan yang harus diukung sepenuhnya, selain akan menjadi satu-satunya mode transportasi pertama di Indonesia, keberadaan kereta gantung di Batu akan mendongkrak nilai wisata dikota tersebut.

“Kami dari Kadin Jatim sangat respek sekali dengan ide kereta gantung tersebut, dan secepatnya dalam waktu dekat ini akan kami koordinasikan dengan sejumlah pengusaha di Jatim (Anggota Kadin) untuk ikut share dalam pembangunan proyek bergengsi ini,” ungkap Haries saat dikonfirmasi whatindonews.com.

Tak hanya berkeja sama dengan Kadin Jatim saja, Pemkot Batu juga melakukan kerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk Kereta Gantung di Kota Wisata Batu. Bahkan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) sudah diteken oleh Walikota Batu dan Rektor ITS,

Share
, , , ,