Go to Top

Waspada Oli Palsu di Pasaran, Simak Tips Berikut Ini!

Cara membedakan Oli Palsu & Oli Pertamina Bagi pemilik kendaraan bermotor, oli atau pelumas adalah satu hal yang penting. Oli sendiri merupakan suatu komponen cair yang bertugas untuk melumasi mesin agar dapat terlindung dari gesekan atau korosi sehingga mesin kendaraan lebih terjaga dan awet. Oli juga bisa digunakan untuk memaksimalkan kinerja dari kendaraan karena dengan adanya oli, performa kendaraan akan semakin meningkat. Namun, jika pemilik kendaraan salah memilihkan oli bagi untuk kendaraannya maka akan mengakibatkan mesin mengalami kerusakan. Kesalahan tersebut bisa terlihat dari dua faktor, yaitu untuk faktor pertama adalah oli yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Dan untuk faktor kedua karena penggunaan oli palsu. Karena seperti yang kita ketahui, saat ini oli palsu marak beredar di pasaran. Jika kita tidak cermat dan memilih secara hati-hati bisa jadi oli yang kita gunakan termasuk oli palsu.

Untuk masalah hal penjualan oli di Indonesia, PT Pertamina Lubricants merupakan perusahaan yang memimpin dengan pangsa pasar 65 persen. Menurut PT Pertamina Lubricants kehadiran oli palsu ini dikarenakan adanya praktek curang agar keuntungan yang didapatkan semakin banyak. Namun, PT Pertamina Lubricants mengklaim jumlah dari oli palsu akan sangat sedikit karena terhambat oleh masalah distribusi dan kemasannya.

Menurut Eko Ricky Susanto selaku Brand PCO and Specialist Manager Retail Marketing PT Pertamina Lubricants menjelaskan oli palsu atau asli bisa dicek dari nomer yang ada di tutup botol dengan yang di lehernya. Jika asli, maka huruf dan angkanya harus sejajar dan font-nya juga harus sama. Selain itu bisa juga dilihat dari kemasan, desain hingga bentuk botol yang digunakan. Dalam waktu dekat ini, Pertamina akan mengubah semuanya agar tidak ada oknum pembuat produk oli palsu lagi.

“Kita juga sekarang sedang membuat label, kemasan botol yang baru. Kalau diperbaharui terus, orang yang akan membuat palsunya juga menjadi mikir dua kali, karena harus mengubah desainnya lagi. Sebab, biaya yang dikeluarkan untuk membuat hal seperti itu cukup besar”, terang Eko.

Eko juga menambahkan kalau Oli Pertamina selalu dijual di distribusi resmi yang terdaftar sehingga dapat dipastikan dari sumber yang asli.

Share
, ,